Tips Penanganan Pasca Panen Buah Agar Kualitasnya Terjaga

Tahap setelah panen di mana hasil pertanian atau perkebunan diproses, disimpan, dan didistribusikan. PIXABAY/Couleur

Agrotopia.idPasca panen adalah tahap setelah panen di mana hasil pertanian atau perkebunan diproses, disimpan, dan didistribusikan. Tahap pasca panen sangat penting untuk menjaga kualitas dan nilai gizi produk pertanian. Salah satunya kegiatan pasca panen buah yang bertujuan untuk memaksimalkan nilai tambah produk, memperpanjang masa simpan produk, dan meminimalkan kerugian akibat kerusakan atau pembusukan.

Melansir dari cybex.pertanian.go.id penanganan pasca panen yang baik dan benar, atau Good Handling Practices (GHP) pada buah-buahan merupakan salah satu mata rantai dalam pencapaian standar mutu yang ditetapkan secara nasional dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penanganan pasca panen secara baik dan benar dapat menekan kehilangan/kerusakan hasil, mempertahankan mutu dan daya simpan produk sesuai SNI yang telah ditetapkan sehingga mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Berikut adalah beberapa tips penanganan pasca panen buah yang dapat membantu menjaga kualitas buah tetap terjaga dengan baik.

1. Panen buah pada waktu yang tepat

Buah sebaiknya dipanen pada waktu yang tepat agar matang sepenuhnya dan tidak kehilangan kualitas selama proses pasca panen. Waktu panen yang tepat dapat mempengaruhi kualitas, rasa, aroma, dan daya simpan buah. Setiap jenis buah memiliki waktu panen yang berbeda-beda tergantung pada jenis, varietas, iklim, dan kondisi pertumbuhan.

2. Memilih buah yang sehat dan berkualitas baik

Pilih buah yang utuh, seperti bentuk ukuran yang seragam, warna yang cerah dan seimbang, bebas dari kerusakan atau cacat, seperti Kulit buah menghitam atau bercak-bercak dan tidak terkena penyakit atau hama.

3. Mencuci buah

Cuci buah dengan air bersih dan segera setelah dipanen untuk menghilangkan kotoran atau sisa pestisida.

4. Mengeringkan buah

Setelah mencuci, Anda harus mengeringkan buah dengan lembut agar tidak merusak atau melukai buah.

5. Suhu penyimpanan yang tepat

Simpan buah-buahan pada suhu yang tepat, misalnya di lemari pendingin atau kulkas. Suhu penyimpanan yang ideal bervariasi tergantung pada jenis buah dan kondisi lingkungan. Pastikan untuk menyimpan buah di tempat yang kering dan sejuk, serta menjaga kelembaban agar buah tetap segar dan tahan lama.

6. Jangan menumpuk buah terlalu tinggi

Hindari menumpuk buah terlalu tinggi untuk menghindari kerusakan pada buah.

7. Pengemasan buah

Pengemasan yang benar dapat membantu melindungi buah dari kerusakan atau cedera selama transportasi atau penyimpanan. Perlu menangani buah yang telah dipanen dengan baik agar tidak mengalami perubahan seperti warna, rasa, dan bau yang tidak sedap.Tips penanganan pasca panen yang tepat akan menjaga kualitas buah dan memberi keuntungan bagi petani, produsen, dan konsumen, serta meningkatkan nilai tambah produk buah.

Share jika anda menyukai:
Galih Siwi
Galih Siwi
Articles: 14

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *